Merupakan suatu keinginan sejak Minggu lalu saat melihat didepan masjid ada lapangan bulu tangkis, dirinya tertarik untuk dan ingin rasanya ikut bermain tepok an di tempat ini. *”Hobby”* memang gak bisa dibohongi untuk segera merespon keinginannya. Malam tadi, dia datang di sudut lapangan seperti orang lainnya, sekedar melihat atau menonton adegan permainan badminton kawan-kawan PB. Al-huda. Dari kejauhan nampak tangan dan kaki ada gerakan saat pemain memukul kok atau sedang nyemes. Rupanya keinginan nya untuk ikut bermain makin meningkat
Tak kuasa menahan gejolak hatinya, pria usia masih remaja ini langsung makin mendekat dan akhirnya begabung duduk berdampingan dengan pemain lainnya. Ringkas cerita dirinya menyampaikan keinginannya dan mencari informasi apakah boleh ikutan bermain badminton ditempat ini, karena dirinya bukan asli warga sekitar Al Huda. Dari pengurus Al Huda membuka open member untuk bermain, yg bermodalkan adalah keseriusan berlatih dan jelas asal usulnya, artinya keberadaanya bisa dipertanggung jawabkan.
Imam Subekti selaku ketua PB Al Huda menerima dan mempersilahkan pemuda ini ikut bermain, kemudian dalam pembicaraan mereka berdua, responden memperoleh informasi, ternyata pemuda ini adalah warga baru, yang kemarin hari Minggu menggunakan tempat ini sebagai tempat resepsi pernikahannya. Dia adalah bang zae…. Atau Zaenal menantu dari warga sekitar lapangan. Karena ada kejelasan Ketua PB langsung mempersilahkan ambil raket pake sepatu dan dicarikan pasangan serta lawan dalam pelatihan set berikutnya.
Ini cuplikan permainannya berkaos motif batik berpasangan dengan mr. Donny
Red “hati-hati bang zae.., pengantin baru ya
<